Tuesday, June 30, 2015

Set Kursi Sedan Perahu #2

Satu set kursi djadoel model perahu, bentuk nya sangat unik, sangat santai dan nyaman digunakan.
 Terdiri dari 1pc meja, 1pc double seater dan 3pc single seater.
Kondisi pertama didapat warna plistur sudah memudar karena usia dan pemakaian. Kini sudah diplistur ulang, siap pakai.
Diameter meja 65cm, tinggi 56cm.
Dimensi single seater 55 x 75 x 64cm.
 Duduk dikursi ini sangat nyaman, pas untuk bersantai...
  Dimensi double seater 108 x 77 x 64cm.
Kondisi utuh & kokoh, tidak keropos.
1 rotan pada dudukan sudah dirotan ulang, lainnya masih aslinya. Sengaja kami pertahankan karena masih baik.
100% original.

SOLD

Tempat Bedak #2

Tempat bedak antik terbuat dari kristal bening dan alpaka bermotif bunga mawar, banyak dikoleksi untuk mengisi bufet atau lemari pajang.
Tinggi 7cm, diameter 8cm.
Terdapat cermin pada bagian tutup.
 Mark logo perahu layar
Utuh
 100% original.
SOLD

Tempat Bedak #1

Tempat bedak antik terbuat dari kristal bening dan alpaka, banyak dikoleksi untuk mengisi bufet atau lemari pajang.
Terdiri dari 3 pc yang dapat dipisahkan
 Wadah terbuat dari kristal bening
 Ada hairline halus pada wadah kristal, dalam keadaan tertutup tidak terlihat. Selebihnya Ok.
 Terdapat cermin pada tutup bagian dalam.
Diameter 8cm, tinggi 8cm. 100% original.
SOLD

Monday, June 29, 2015

TV Sanyo 24 Inc - 5 Speaker

Sanyo Electric Co., Ltd. (三洋電機株式会社 San'yō Denki Kabushiki-gaisha) merupakan sebuah perusahaan Jepang yang menghasilkan berbagai macam produk elektronik. Bermarkas di Moriguchi, Osaka, Jepang, yang didirikan pada tahun 1950.
     TV semacam ini sekarang banyak diminati sebagai pajangan dicafe-cafe yang ingin menghadirkan nuansa tempo doeloe.
Dimensi 125 x 52 x 85cm.
5 Speaker, Electric tuning.
Tutup belakang original. Kaki model kaki kambing. 

Semua mekanik original.
Speaker dan tabung original Sanyo.
 100% original.
SOLD

Sunday, June 28, 2015

Kebaya Encim #51

Terbuat dari kain paris.
Dihiasi bordir krancangan

 Jahitan opensum
 Ada 2 lubang kecil dibagian belakang, selebihnya Ok.
   Lingkar dada 90cm. Panjang tangan 54cm.
 
100% original.
SOLD

Saturday, June 27, 2015

2 Majalah DJAWA BAROE 2064 no.10 & 14

  Djawa Baroe adalah majalah bikinan pemerintah pendudukan Jepang di Indonesia semasa Perang Dunia II sebagai alat propagandanya ke tengah masyarakat Indonesia untuk mendukung Jepang dalam perang di Asia-Pasifik dan untuk meyakinkan bangsa Indonesia tentang kedatangan Jepang ke Indonesia.
 Majalah Djawa Baroe mulai terbit I Januari 1943 dan terakhir I Agustus 1945, beberapa saat menjelang kekalahan Jepang dalam Perang Pasifik. Diterbitkan oleh Djawa Shinbun Sha yang bekerja sama dengan harian Asia Raja, berkantor di Molenvliet T. 8, Jakarta.
 2 majalah ini edisi nomor 10 dan 14 tahun 2604 (tahun Jepang)
  Di Indonesia, tahun Jepang pernah digunakan pada masa pendudukan Jepang.  Nama zaman dan tahun Jepang berdasarkan kalender Jimmu banyak digunakan dari zaman Meiji hingga Pedang Dunia II berakhir pada tahun 1945. 2604 sama dengan 1944 tahun Masehi.
 Peredaran majalah Djawa Baroe sangat terbatas dibanding dengan majalah lainnya, mengingat pendudukan Jepang hanya 3,5 tahun, yang merupakan masa-masa sulit pada saat itu.
 Pembacanya tidak hanya untuk bangsa Indonesia, tetapi juga bangsa Jepang. Hal itu terlihat dari adanya aksara Jepang (Katakana) di setiap halaman majalah ini. Besar kemungkinan teks yang ditulis dengan menggunakan aksara Jepang itu merupakan terjemahan, setidak-tidaknya ringkasan atas teks bahasa Indonesia yang dimuat di atasnya.
Terdiri dari 35 halaman.
Melalui Djawa Baroe pemerintah melakukan propaganda dengan menyajikan berita yang merupakan hal-hal yang berkaitan dengan kekuatan dan kehebatan tentara Jepang dalam medan Perang pasifik.
  Dimensi 22 x 29cm. 100% original.
Salah satu sampul belakang hilang. Selebihnya lengkap.
 Terdapat beberapa iklan dari perusahaan Jepang maupun dalam negri.
SOLD

Friday, June 26, 2015

Telepon GEC - Made In England


G. Binswanger & co, grosir alat listrik didirikan di London pada tahun 1880-an oleh Gustav Binswanger. Pada tahun 1886 Byng bergabung dengan Hugo Hirst, kemudian perusahaan ini berganti nama menjadi The General Electric Aparatur Perusahaan (G. Binswanger). Tanggal ini dianggap sebagai awal GEC. Tahun berikutnya, perusahaan memproduksi katalog listrik pertama dari jenisnya. Pada 1888 perusahaan mengakuisisi pabrik pertama di Manchester untuk pembuatan telepon, bel listrik, plafon dan saklar, dengan kantor pusat di Queen Victoria Street, London.
Dimensi 15 x 19 x 15cm. Panjang gagang 23cm.
Pemutar telpon menggunakan engkol.
G E C -  made in England
Komponen telepon lengkap.
Utuh.
Body terbuat dari bakelite.
 100% original.
SOLD